Undang-Undang No. 20 tahun 2003 pasal 39 ayat 2 menyatakan bahwa pendidik merupakan tenaga professional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi Pendidik pada Perguruan Tinggi. Pelatihan Applied Approach (AA) menjadi penting dalam pengembangan profesionalisme dosen karena kurikulum yang ditetapkan oleh DIKTI sejalan dengan amanat UU No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Lembaga Penjamin Mutu (LPM) UIN Imam Bonjol Padang menggelar Pelatihan Teknis Instruksional (PEKERTI) yang bertujuan untuk memningkatkan profesionalisme Dosen dalam melaksanakan tugas Tridharma perguruan Tinggi. Acara ini dilakukan di ruang smart class Gedung Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang. 13/02/2024.

Dalam hantarannya ketua LPM Prof. Dr. Remiswal, M. Pd menyampaikan kegiatan ini dikuti oleh 40 orang Tenaga Pendidik yang telah memiliki NUP atau NIDN di lingkungan UIN Imam Bonjol . Remiswal juga menyampaikan Untuk mencapai hasil maksimal, setiap dosen tidak cukup hanya berbekal kemampuan di bidang ilmu saja, tetapi perlu didukung dengan kemampuan pedagogic dan pembelajaran.

Sejalan dengan itu sambutan Rektor UIN Imam Bonjol Padang Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M. Pd, Program ini melatih dosen untuk memiliki wawasan dalam pembelajaran yang meliputi materi tentang Kebijakan Pengembangan Profesionalisme Dosen dalam Pelaksanaan Mutu Pembelajaran, Etika Moral dalam Pembelajaran, Manajemen Mutu Terpadu, Konstruktivisme dalam pembelajaran, Rekonstruksi Mata kuliah, Penulisan Bahan Ajar, Konsep Dasar dan Paradigma Pengembangan Kurikulum, Model-Model Pembelajaran Aktif dan Inovatif, Evaluasi PBM. Martin juga menyampaikan beban kerja dosen mencakup kegiatan pokok, yaitu perencanaan, pelaksanaan proses, penilaian hasil pembelajaran, pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian

Martin juga berharap kepada peserta PEKERTI menjadi smart lecture, bahwa tuntunan yang paling penting adalah adanya digital mindset yang memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital yang tersedia. Learning is experience ruangnya adalah digitalisasi.

Pada kegiatan ini mendatangkan 2 orang narasumber Prof. Dr. Darmansyah, ST., M. PD yang merupakan Asesor Lamdik dan BANPT, Dr. Alfurqon, M. Ag.
 
Top