‎PADANG — Perumda Air Minum Kota Padang terus menggenjot pembenahan infrastruktur distribusi air bersih. Langkah terbaru diwujudkan melalui pekerjaan interkoneksi pipa DN 600 x 150 yang dipusatkan di kawasan Jembatan Sari Petojo, Ganting, pada Rabu (19/8/2026). Proyek ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat keandalan dan optimalisasi pasokan air minum bagi masyarakat.
‎Meski pengerjaan berfokus di satu titik teknis, dampaknya diperkirakan berpotensi memengaruhi tekanan air hingga gangguan distribusi pada sejumlah wilayah pelayanan yang terhubung dengan jalur tersebut.
‎Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa penataan pipa berdiameter besar ini membutuhkan ketelitian tinggi serta prosedur yang terukur.
‎“Kami menyadari pekerjaan jaringan ini berpotensi memicu ketidaknyamanan akibat penurunan tekanan atau aliran air yang berkurang. Namun, langkah ini sangat krusial agar sistem distribusi semakin andal dan mampu melayani kebutuhan masyarakat secara optimal ke depan,” ujar Adhie.
‎Ia menambahkan, tim teknis di lapangan terus berupaya menyelesaikan pengerjaan secara efektif dan aman agar durasi gangguan dapat diminimalkan. Setelah penyambungan selesai, proses normalisasi aliran air akan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi jaringan.
‎Imbauan Antisipasi Bagi Pelanggan
‎Guna mengantisipasi dampak gangguan pasokan, Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau pelanggan di sekitar kawasan Ganting dan area terdampak lainnya untuk menampung air secukupnya sebelum pengerjaan dimulai.
‎“Masyarakat tidak perlu panik. Informasi ini kami sampaikan lebih awal agar pelanggan—baik rumah tangga maupun pelaku usaha—dapat melakukan persiapan mandiri dengan menyimpan cadangan air bersih untuk kebutuhan utama,” tuturnya.
‎Adhie menegaskan bahwa pengerjaan ini bukan sekadar aktivitas menyambung pipa biasa, melainkan bentuk investasi infrastruktur berkelanjutan. Jika pemeliharaan dan penataan jaringan terus ditunda, potensi risiko gangguan yang lebih besar justru dapat terjadi di kemudian hari.
‎Melalui upaya pembenahan yang terencana ini, Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan sementara yang dialami warga, sekaligus mengapresiasi dukungan dan pengertian masyarakat demi terwujudnya pelayanan air bersih yang lebih tangguh di masa depan.
 
Top