‎PADANG — Belum pulih sepenuhnya dari dampak bencana besar akhir tahun lalu, Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang kembali menghadapi tantangan berat. Banjir yang menerjang sejumlah wilayah pada Senin (3/8/2026) mengakibatkan kerusakan signifikan pada jaringan pipa dan beberapa fasilitas intake, sehingga mengancam pasokan air bersih bagi sekitar 150 ribu pelanggan.
‎Kondisi ini menempatkan Perumda AM Padang dalam situasi pelik. Pemulihan infrastruktur lama yang belum rampung kini bertambah beban akibat kerusakan baru pada sejumlah fasilitas vital, seperti Intake Kampung Koto Gunung Pangilun, Intake Guo Kuranji, dan Intake Lubuk Paraku.
‎Kepala Humas Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan pelayanan yang terjadi dan menegaskan komitmen manajemen untuk mempercepat pemulihan.
‎"Kepada seluruh pelanggan di Kota Padang, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Meskipun pascabencana beberapa bulan lalu kondisi belum sepenuhnya normal, kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik," ujar Adhie, Jumat (7/8/2026).
‎Fasilitas Vital Terdampak dan Langkah Pemulihan
‎Kerusakan mendasar terjadi di berbagai titik jaringan produksi dan distribusi Perumda AM Kota Padang:
‎IPA Gunung Pangilun: Dari dua unit accelerator berkapasitas total 500 liter per detik, saat ini hanya satu unit yang dapat beroperasi karena satu unit lainnya masih dalam perbaikan. Proses perbaikan instalasi pengolahan ini ditargetkan rampung pada akhir Agustus 2026.
‎Intake Kampung Koto: Bak prasedimentasi yang sebelumnya dikerjakan bersama Hutama Karya tergenang banjir. Tingginya debit air sungai dan tingkat kekeruhan yang melebihi batas olah memicu gangguan distribusi ke kawasan Pusat Kota, Gunung Pangilun, dan sebagian Padang Sarai.
‎Intake Guo Kuranji: Bendungan sementara hanyut terbawa arus banjir, sehingga menghambat pasokan air baku ke kawasan Belimbing, Bukit Belimbing Indah, Taruko I & II, Kalumbuk, Balai Baru, hingga Tarok Indah.
‎Intake Lubuk Paraku: Tingginya sedimentasi dan lumpur membatasi kemampuan produksi air baku untuk wilayah selatan Kota Padang.
‎Intake Palukahan: Masuk dalam daftar perbaikan bertahap yang akan dikerjakan bersama pemerintah.
‎Imbauan Efisiensi Penggunaan Air
‎Mengingat kompleksitas pemulihan SPAM yang terbagi dalam tiga sistem produksi (pusat, selatan, dan utara), Perumda AM Kota Padang mengimbau masyarakat untuk mendukung proses ini melalui penggunaan air secara bijak.
‎"Kami meminta pelanggan untuk bersabar selama proses perbaikan berlangsung. Kami juga mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air dan memastikan keran tertutup rapat setelah digunakan," tutup Adhie.
‎Bagi pelanggan yang mengalami kendala operasional atau ingin melaporkan gangguan layanan, Perumda AM Kota Padang menyiagakan saluran komunikasi resmi untuk penanganan lebih lanjut.
 
Top