‎


‎  PADANG – Langkah besar untuk menjamin ketahanan air bersih dan keselamatan warga Kota Padang resmi dimulai. Perumda Air Minum (AM) Kota Padang menandatangani kontrak paket kegiatan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berkapasitas 200 liter per detik (l/dtk), lengkap dengan bentangan jaringan perpipaan sepanjang kurang lebih 19 kilometer.
‎Proyek infrastruktur vital ini didanai dengan pagu anggaran fantastis mencapai kurang lebih Rp284 miliar, bersumber dari sinergi bersama Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, serta Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Sumatera Barat.
‎Hadirnya proyek ini menjadi angin segar sekaligus jawaban konkret atas kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di tiga wilayah kecamatan berpenduduk padat: Koto Tangah, Nanggalo, dan Kuranji. Tidak sekadar meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jangkauan distribusi, megaproyek ini dirancang khusus dengan aspek mitigasi bencana gempa bumi guna menjaga keberlanjutan layanan di masa depan.
‎Komitmen Pelayanan dan Mitigasi Bencana
‎Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas terealisasinya penandatanganan kontrak ini. Menurutnya, proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk kesejahteraan dan keselamatan warga Kota Padang.
‎"Alhamdulillah, penandatanganan kontrak ini adalah tonggak sejarah baru bagi pelayanan air bersih di Kota Padang. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Pekerjaan Umum, Ditjen Cipta Karya, serta Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Sumatera Barat atas dukungan luar biasa ini," ujar Hendra Pebrizal.
‎"Dengan anggaran mencapai 284 miliar rupiah, proyek SPAM 200 liter per detik dan jaringan pipa sepanjang 19 kilometer ini akan mengoptimalkan distribusi air bersih secara signifikan di Kecamatan Koto Tangah, Nanggalo, dan Kuranji. Lebih dari itu, infrastruktur ini kami rancang dengan standar tinggi sebagai langkah mitigasi gempa. Kita tahu Padang berada di wilayah rawan bencana, dan Perumda AM berkomitmen memastikan bahwa saat terjadi guncangan sekalipun, sistem pasokan air bersih bagi masyarakat tetap tangguh dan terjaga," tegasnya.
‎Sinergi untuk Padang Tangguh
‎Dengan dimulainya proyek ini, Perumda AM Kota Padang terus membuktikan posisinya sebagai badan usaha milik daerah yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan publik harian, tetapi juga visioner dalam menghadapi tantangan alam.
‎Pekerjaan fisik yang akan segera berjalan ini diharapkan dapat didukung penuh oleh seluruh lapisan masyarakat agar berjalan lancar, tepat waktu, dan segera mengalirkan manfaatnya ke rumah-rumah warga di Kota Tercinta.
 
Top